pasti sudah cukup banyak orang Indonesia yang tahu bahwa orang Ambon itu manis-manis. tapi apakah sudah banyak dari kita yang pernah kesana? hmm.... sebagai seseorang berketurunan Ambon asli, aku baru pada umur 19 tahun menginjakkan kaki di kota yang indah ini. penasaran bagaimana perjalanan aku di Ambon? heres the story goes...
sekitar Agustus 2013, aku dihubungi temanku untuk menemaninya di Ambon, temanku ini sedang bertugas beberapa hari di sana dan sendiri. kebetulan karena aku juga masih libur semester, aku iyakan ajakannya. dengan menumpang pesawat Lion, dari bandara Sukarno Hatta Jakarta, memakan waktu kurang lebih 4 jam untuk sampai di Ambon. sekitar 30 transit di Makasar. cukup bosan sih sebenarnya berada dua jam tanpa hiburan apa-apa di atas pesawat, sejauh mata memandang yang kelihatan cuma laut doang.
memasuki 30 menit terakhir sebelum landing, terlihat gugusan pulau-pulau kecil yang mengitari provinsi Maluku. karena kebetulan cuaca pada saat itu sedang cerah, kita bisa melihat dengan jelas air laut yang tembus sinar matahari. jernih sekali begitu menenangkan hati. dan tak berapa lama pesawat pun landing dengan sempurna di bandara Pattimura Ambon.aku pun bersiap-siap turun dari pesawat. jangan mengira kita keluar dari pesawat menggunakan lorong ke bandara. kita turun pakai tangga dan jalan kaki sendiri ke tempat pengambilan bagasi.
setelah mengambil barang, aku pun lanjut ke penginapan yang ternyata jauh banget dari bandara. ternyata bandara di Ambon itu terletak di pedesaan yang jauh banget dari pusat kota. kira-kira memakan waktu dua jam untuk sampai di pusat kota Ambon.tapi tak apalah, selama perjalanan, mata kita akan dimanjakan sama pesona alam pedesaan Ambon.
menyusuri perjalanan, kami pun melewati salah satu universitas yang terkenal di Maluku yaitu universitas Pattimura. kampus ini sangat besar sekali, tapi tidak semua luas tanahnya jadi bangunan, bangunan kampusnya cuma beberapa, selebihnya hanya tanah kosong yang banyak di tumbuhi pohon. setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, aku pun tiba di Swiss Bel Hotel Ambon. hotel ini megah sekali. dan unik. kenapa unik? ya, karena begitu masuk di pintu depan hotel, kita tidak akan menemukan lobby hotel, atau resepsionis. pintu depan hotel adalah lift langsung yang membawa kita e lantai dua. ternyata lobby hotel tersebut berada satu tingkat dari pintu masuk hotel.cukup menarik perhatian.
setelah mengurus semua administrasi dan mandi, aku bersama temanku pun bersiap-siap untuk mengekplore kota ini. penasaran bagaimana cerita selanjutnya? baca di post aku berikutnya yaa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar